Our social:

Latest Post

Senin, 22 Februari 2016

Aplikasi Sisaku Atasi Masalah Sampah

Aplikasi Sisaku Atasi Masalah Sampah

Beberapa mahasiswa Surya University, Fajar Febriyan dan Tri Wahyu Hidayat, mengembangkan aplikasi terbaru Solusi Masalah Lingkungan (Sisaku).

Si Pemburu Burung Yang Dungu

Si Pemburu Burung Yang Dungu
Ibnu Mas’ud ra, sahabat Rasulullah saw yang dilenal sebagai pakai tafsir al-Quran, pernah menyindir orang-orang yang suka mendengarkan nasehat tapi tidak bisa mengambil pelajaran dari nasehat itu.

“Orang yang beruntung adalah orang yang bisa mengambil pelajaran dari orang lain.” Kata beliau.

Beliau melanjutkan ucapannya: perumpamaan kalian dalam hal mendengarkan nasehat sama dengan cerita mengenai seorang pemburu yang berhasil menangkap seekor burung.

Burung itu bilang, “Jangan engkau sembelih aku. Tak ada gunanya engka sembelih aku. Tapi kalau engkau bersedia melepaskanku aku akan memberikan tiga nasehat yang sangat berguna untukmu.” Si pemburu setuju.

Burung itu mulai mengucapkan nasehatnya. “Pertama, janganlah engkau melepas keuntungan yang sudah pasti. Kedua, janganlah engkau mempercayai sesuatu yang mustahil. Ketiga, jangan engkau ulurkan tanganmu kepada sesuatu yang tidak bisa engkau capai.”

Akhirnya, pemburu itupun melepaskannya. Setelah lepas dan terbang, burung itu berkata kepadanya: “Sebetulnya di tenggorokanku terdapat intan permata yang sangat besar. Bila engkau mengeluarkannya engkau akan menjadi orang yang sangat beruntung.”

Mendengar hal itu, si pemburu langsung mengejarnya. Burung itu terbang menjauh sambil berkata “Hei kamu, pemburu dungu, begitu cepatnya engkau melupakan nasehat yang telah aku sampikan. Dengan melepas aku engkau telah melepas keuntungan yang sudah pasti. Sekarang, engkau mengulurkan tangan kepada sesuatu yang tak mungkin engkau capai. Engkau juga percaya padaku mengenai sesuatu yang mustahil. Tenggorokanku hanya berisi satu atau dua biji. Mana mungkin ada intan besar di dalamnya.” 



Selepas menceritakan kisah ini, Ibnu Mas’ud berkata kepada murid-muridnya: “Seperti itulah gambaran kalian ketika mendegarkan nasehat.”

Disarikan dari buku: Anekdot Fauna, Jumadats Tsaniyah 1429 H, Sidogiri Penerbit.

La Liga: Real Madrid Semakin Jauh Dari Titel Juara


Peluang raksasa spanyol, Real Madrid untuk menjuarai La Liga musim ini semakin tipis. Hal itu disebabkan pada pekan ke 25 mereka menjamu tuan rumah Malaga dengan skor imbang 1-1.

Babak pertama Real Madrid membuka skor keunggulan melalui mega bintang Cristiano Ronaldo tepat pada menit ’33. Gol itu tercipta berkat assist apik Toni Kroos melalui free kick.
CR7 – julukan Cristiano Ronaldo – memiliki kans besar untuk menabung pundi-pundi golnya. Pada menit ’36 wasit menghadiahinya pinalti setelah dia dilanggar di kotak terlarang itu. Namun dewi fortuna tidak memihak kepada CR7, tendangan pinaltinya berhasil diblok oleh Kameni.

Pada babak kedua, Raul Albentosa berhasil menyamai kedudukan setelah berhasil menyambar bola liar. Hingga peluit panjang dibunyikan skor tetap bertahan 1-1.

Starting line up:

Real Madrid:
Keylor Navas - Sergio Ramos - Nacho Fernandez – Marcelo - Daniel Carvajal - Toni Kroos - Mateo Kovacic -  Luka Modric Cristiano Ronaldo - Jese Rodriguez - Isco

Malaga
Carlos Kameni - Weligton - Raul Albentosa – Roberto Rosales - Miguel Torres - Ignacio Camacho - Ricardo Horta - Jose Recio – Juanpi - Charles - Duje Cop


Minggu, 21 Februari 2016

Serigala Rukun Dengan Kambing


Pada suatu malam, Bilal bin Jamaah tidak bisa tidur. Ia begitu penasaran siapa kelak yang akan menjadi pengantinnya di surga. “Tuhan, siapa kelak yang akan menjadi istriku di surga?” gumamnya.

Tak lama kemudian Bilal tertidur dan bermimpi ada orang memberitahunya bahwa pengantinnya kelak adalah seorang gadis hitam yang menjadi sahaya di Authas. Anehnya, mimpi itu terulang sampai tiga malam.

Karena yakin dengan mimpi itu, Bilal langsung bertolak ke authas untuk melihatnya calon pengantinnya itu. Setelah bertanya ke sana ke mari, akhirnya bertemulah ia dengan seorang mantan majikan si gadis hitam itu.

“Oh aneh sekali, engkau mencari gadis hitam yang gila itu? Gadis yang dulu menjadi sahayaku, tapi sudah aku merdekakan itu?” tanyanya terheran-heran.

“Oh ya, bagaimana bentuk kegilaannya?” Bilal balik bertanya.

“Ia selalu berpuasa di siang hari. Ketika kami beri makanan berbuka, ternyata makanan itu ia sedekahkan. Ia tidak pernah diam di malam hari, ia tidak tidur, akhirnya kami merasa terganggu dsan bosan dengan tingakah lakunya.”

“Dimana ia sekarang?” tanya Bilal terburu-buru.

“Ia berada di padang rumput, sedang mengenbala kambing milik orang-orang authas.”

Sahdan, Bilal cepat pergi ke tempat pengembalaan kambing itu. Di sana Bilal benar-benar melihat si budak hitam itu.

Ia sedang mengerjakan shalat. Sedangakan kambing-kambingnya sedang digembala oleh serigala. Ada serigala yang menggiring kambing-kambing itu, adapula yang menunjukkan tempat rumput kepada meraka.

Usai si budak hitam itu mengerjakan shalat, Bilal memberanikan diri mengucapkan salam untuknya. Akhirnya perempuan itu menyahut, “Bilal engkau adalah suamiku di surga.”

“Oh ya aku sudah tahu melalui mimpi.”

“Aku juga sudah dikasih kabar gembira bahwa engkau adalah calon suamiku.”

“Aneh benar, mengapa serigala-serigala itu begitu rukun dengan kambing-kambing itu?” tanya Bilal.

“Iya aku perbaiki hubunganku dengan-Nya, akhirnya Dia perbaiki hubungan serigala dengan kambing.” Jawab perempuan itu.



Disarikan dari buku, Anekdot Fauna, Jumadats Tsaniyah 1429 H, Sidogiri Penerbit.